Ya Robb..
Menengadah aku di bawah lauh mahfuz_Mu
Hanya bisa terdiam menyaksikan kekuasaan_Mu
Dengan brjuta limpahan samudera rahmat
Sungguh besar... Lagi indah...
Ya Rabb...
Seribu empat ratus tiga puluh dua tahun telah berlalu..
Titik demi titik, rangkak merangkak...
Lambaian akan hari besar_Mu semakin dekat
Dimana tak seorangpun mampu tuk bertahan
Hanya bisa menjerit lagi menangis meratapi dengan sesal..
Ya Rabb...
Jika aku trlalu nikmati keindhan dunia_Mu
Maka terkadang aku lupa jika suatu saat nanti
Sang izrail akan mmisahkan raga dengan ruhku
Hingga tak lagi ku mampu tuk torehkan sgala asa
Trcampak dlm barzah kelam gelap lagi sunyi
Ya Rabb...
Ketika mata-mata nan indah mengintip dibalik hijab_Mu
Dan ku nikmati melodi angin_Mu yg mengalahkan suara biola
Dengan irama yg merayu
Memerosok sang khalifah d muka bumi
Menenggelamkan kalbu dengan rona-rona keindahan..
Ya Rabb.. Aku tahu..
Tlah bnyak ku menggores tinta hitam
Dengan gelegar hentakan yg menggoyahkan jiwa sepi
Dibalik raut manis dengan sesal namun tak ubah
Pada jiwa yang smula suci bagai krtas putih
Ya Illahi..
Jika suatu saat telah hbis wktuku..
Panggilah aku dengan cinta_Mu
Renggutlah nyawa ini dengan kasih_Mu
Dan msukkanlah aku ke dalam jannah_Mu
Halalkan ruhku ini menyentuh surga_Mu
Halalkan jannah_Mu untukku..
By : Ulviza Hafizafairuz..
(Ulfa Hafizhatunnisa n Vilza Fairuzzabadiah)
Menengadah aku di bawah lauh mahfuz_Mu
Hanya bisa terdiam menyaksikan kekuasaan_Mu
Dengan brjuta limpahan samudera rahmat
Sungguh besar... Lagi indah...
Ya Rabb...
Seribu empat ratus tiga puluh dua tahun telah berlalu..
Titik demi titik, rangkak merangkak...
Lambaian akan hari besar_Mu semakin dekat
Dimana tak seorangpun mampu tuk bertahan
Hanya bisa menjerit lagi menangis meratapi dengan sesal..
Ya Rabb...
Jika aku trlalu nikmati keindhan dunia_Mu
Maka terkadang aku lupa jika suatu saat nanti
Sang izrail akan mmisahkan raga dengan ruhku
Hingga tak lagi ku mampu tuk torehkan sgala asa
Trcampak dlm barzah kelam gelap lagi sunyi
Ya Rabb...
Ketika mata-mata nan indah mengintip dibalik hijab_Mu
Dan ku nikmati melodi angin_Mu yg mengalahkan suara biola
Dengan irama yg merayu
Memerosok sang khalifah d muka bumi
Menenggelamkan kalbu dengan rona-rona keindahan..
Ya Rabb.. Aku tahu..
Tlah bnyak ku menggores tinta hitam
Dengan gelegar hentakan yg menggoyahkan jiwa sepi
Dibalik raut manis dengan sesal namun tak ubah
Pada jiwa yang smula suci bagai krtas putih
Ya Illahi..
Jika suatu saat telah hbis wktuku..
Panggilah aku dengan cinta_Mu
Renggutlah nyawa ini dengan kasih_Mu
Dan msukkanlah aku ke dalam jannah_Mu
Halalkan ruhku ini menyentuh surga_Mu
Halalkan jannah_Mu untukku..
By : Ulviza Hafizafairuz..
(Ulfa Hafizhatunnisa n Vilza Fairuzzabadiah)
Puisi ini persembahan dari sahabatku "Ulfa Hafizhatunnisa" yang dia kirim pada tanggal 24 November 2011. Kemudian, atas izinnya... Aku menggubah kembali puisi tersebut sehingga menjadi puisi seperti di atas. Puisi ini dibacakan dalam perlombaan "Memperingati 1 Muharam 1433 H".. Dan Alhamdulillah dengan hasil yang memuaskan.
Terimakasih sahabatku... :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar